
Larangan retroaktif dapat membuat perdagangan domain .in menjadi lebih sulit.
NIXI, organisasi nirlaba yang mengelola domain kode negara .in di India, mengusulkan perubahan signifikan pada aturan pendaftaran: tidak ada lagi investasi domain.
Saat ini, ada larangan bagi pendaftar nama domain untuk terlibat dalam segala bentuk “penyewaan, pengambilalihan, penimbunan, pelanggaran, pelelangan, drop catch, atau penjualan nama domain .IN dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga eceran resmi yang mereka pungut secara rutin dari publik”. Sekarang aturan ini mungkin diterapkan secara retroaktif kepada para pendaftar.
NIXI khawatir beberapa pendaftar mengelabui aturannya dengan menggunakan pendaftar lain sebagai perantara. Jadi, mereka mengusulkan untuk menghapus investor domain yang sah beserta yang tidak sah.
Ini jelas akan menjadi pukulan besar bagi orang-orang yang berinvestasi di domain .in, termasuk banyak orang di India.
.In selalu menjadi pasar yang berisiko untuk investasi domain. Keputusan dalam sistem seperti UDRP milik NIXI bisa membingungkan, dan mereka bahkan pernah menghapus keputusan yang sudah dipublikasikan. Manajemen NIXI juga membuat aturan aneh dan sewenang-wenang, seperti membatasi pendaftar hanya untuk dua pendaftaran domain sekaligus.
Inilah cara saya membayangkan Elon Musk mengelola registri domain. Ini bukan lingkungan yang dapat diprediksi dan aman bagi mereka yang mencoba menjalankan bisnis.
Internet Commerce Association telah menulis surat kepada NIXI menentang aturan baru ini.
Sumber dari Domain Name Wire
Nama Domain .IN - Daftar .IN Domain - Transfer Domain .IN - Bitcoin - USDT
https://nicenic.com/domain/IN-domain-registration.php
Registrar Terakreditasi ICANN & Verisign & HKIRC
Penyedia Shared Hosting & Dedicated Server (HK)
Berita Berikutnya: Konferensi Domain di London dan Dubai Tahun Ini






